Laman

Senin, 19 Desember 2011

Pengembangan Sistem Informasi Kesehatan Keperawatan

Di negara Indonesia ini, mungkin masih sangat awam sekali telinga kita mendengar mengenai Nursing Informatics System (Sistem Informasi Keperawatan). Apa itu NIS? Perbedaan dengan HIS itu apa? Tujuan perkembangan informatika dalam sistem keperawatan itu bagaimana? Ada dari pembaca yang bisa membayangkan bagaimana bentuk NIS?
Saya mencoba untuk me review sebuah artikel menarik yang berjudul “Health IT-enable Care for Underserved Rural Population: The Role of Nursing“. Artikel ini membahas mengenai peran penting perawat dalam penggunaan teknologi informasi guna meningkatkan pelayanan kesehatan di daerah pinggiran atau terpencil. Mengapa perawat yang dibahas dalam artikel ini, karena seperti yang kita ketahui bahwa kebanyakan tenaga kesehatan di daerah terpencil bukanlah dokter, namun kebanyakan adalah tenaga bidan, perawat, atau tenaga teknis kesehatan lainnya. Data di Amerika menunjukkan bahwa tenaga kesehatan daerah terpencil di Amerika hanya 9% adalah dokter, sisanya adalah bukan dokter.
Apabila kita berada di daerah terpencil, kita akan menemui bahwa kerja tenaga kesehatan di daerah terpencil memiliki beban kerja yang sangat besar dibandingkan tugas profesinya. Mereka harus men-cover area yang sangat luas, akses untuk ke tenaga spesialis juga sulit, kesulitan dalam merekrut staff, dan mengatasi permasalahan pasien yang kompleks. Walaupun biaya kehidupan di daerah terpencil itu sangat rendah, pasien di daerah biasanya orang-orang tua dan kesulitan dalam akses transportasi. Mereka juga memiliki level edukasi yang rendah, angka kemiskinan tinggi, kesehatan rendah, dan banyak kekurangan di banding yang ada di kota.
Setelah selesai membaca mengenai artikel tersebut, ternyata kendala yang dialami di Amerika cukup mirip dengan yang dialami di Indonesia. Perawat yang merupakan tenaga kesehatan lini depan kesehatan di daerah terpencil masih minim dengan kemampuan teknis dalam pemanfaatan teknologi. Bisa dibayangkan, dengan beban kerja yang berat dilakukan secara manual. Peran perawat sebagai pemimpin di daerah harus dimunculkan. Perawat harus bisa memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi terutama di daerah terpencil. Beberapa poin penting untuk menerapkan nursing informatics system adalah
1.  Mengubah Pandangan
Pandangan yang dimaksud adalah pandangan untuk membuat sebuah sistem dimana masing-masing profesi kesehatan saling bekerjasama, saling membagi ilmu, dan teknologi digunakan sebagai alat untuk berbagi informasi. Perubahan pandangan ini haruslah dipimpin oleh perawat karena peran mereka yang sangat vital di daerah terpencil. Perawat harus berpartisipasi aktif dalam ekspansi perawatan dengan menggunakan sistem informatika kesehatan.
Alasan mengapa pandangan ini dapat diubah karena karena beberapa hal diantaranya:

  • Perkembangan kecanggihan alat teknologi informasi sangat pesat. Hal ini seharusnya membuat kita menjadi semakin bisa mengembangkan tehnik dan cara untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat terutama masyarakat di daerah terpencil.
  • Masyarakat di daerah terpencil pun akan sangat suka bila mereka diperkenalkan dengan teknologi yang canggih.
  • Saat ini kita bisa dengan mudah mengakses Internet. Jalur telepon dan juga GPRS sudah tersedia di hampir seluruh wilayah Indonesia.
2. Mengembangkan Kapasitas (Pembangunan Sistem)
Ini menyangkut pembangunan sistem kesehatan terutama pemanfaatan IT untuk mendekatkan gap antara keadaan kesehatan di kota dan di desa. Saat ini sudah mulai berkembang sebuah sistem pencatatan kesehatan dalam bentuk elektronik. Elektronik dianggap lebih unggul dibanding kertas karena selain paperless, juga menghemat biaya dan tempat penyediaan gedung untuk menyimpan rekam medis pasien. Dengan rekam medis elektronik, arah pengembangan selanjutnya adalah kesatuan (konektivitas) rekam medis, sehingga 1 pasien hanya memiliki 1 nomer rekam medis dan dapat dilacak di berbagai instansi kesehatan di negara tersebut.
Amerika sudah mengembangkan tele-home care untuk memonitor dan memanaj pasien di rumahnya. Hal ini memberikan keuntungan yang besar bagi pasien saat berada di rumah. Hal ini mungkin masih sangat awam untuk di lakukan di Indonesia, mengingat Home-care sendiri pun masih belum maksimal dilakukan di negara kita.  Dalam pengembangan fasilitas kesehatan yang mendukung Nursing Informatic akan dibahas di lain waktu karena banyak sekali fasilitas yang harus kita bangun untuk mengembangkan Nursing Informatic, misal dengan membuat sosial networking, pengajaran dengan menggunakan fasilitas e-learning bagi perawat di daerah terpencil.
Peran perawat untuk mengaktifkan informasi kesehatan
Pendekatan profesi kesehatan masyarakat dari berbagai profesi kesehatan, provider tehnologi, pembuat kebijakan, pemberi dana, dan professional health care memeliki peran penting untuk meraih hal di atas. Peran perawat yang melayani komunitas dan merupakan tenaga kesehatan yang sangat mengerti dengan medan memiliki peran vital untuk mengembangkan NIS di daerah terpencil. Perawat punya sejarah yang cukup panjang perannya di dalam pemberian pelayanan kesehatan di daerah terpencil. Perawat membutuhkan kompetensi teknis untuk mengembangkan NIS sehingga dibutuhkan tambahan kurikulum dalam pendidikan keperwatan mengenai NIS.
Kesimpulan dari artikel ini adalah, perawat memiliki peran penting untuk mengembangkan Health Information Technology terutama Nursing Information Technology. Alasan utama mengapa perawat, karena perawat adalah petugas kesehatan garda terdepan di daerah terpencil, sehingga peran perawat sebagai leader harus dimunculkan untuk mempelopori perkembangan NIS. NIS perlu dikembangkan agar informasi kesehatan antara di kota dan di desa tidak memiliki gap yang terlalu jauh, sehingga masyarakat di daerah terpencil sekalipun mampu mengakses informasi kesehatan dengan baik, serta hal ini juga bermanfaat bagi para petugas kesehatan daerah, karena mereka dapat belajar ataupun update pengetahuan mereka untuk mengembangkan sistem kesehatan di daerah masing-masing. Sehingga penting bagi perawat untuk memahami ilmu mengenai pemanfaatan Informasi Teknologi dalam ranah Kesehatan terutama Keperawatan.

0 komentar:

MOHAMMAD RIZAL ZULQIRAM | Template by - Abdul Munir - 2008 - layout4all